Pengaruh Penerimaan BPHTB, Pajak Air Tanah dan Pajak Parkir Terhadap PAD Kota Medan

Authors

  • Sindy Rahmayanti Universitas Potensi Utama
  • Ina Liswanty Universitas Potensi Utama

Keywords:

BPHTB, Pajak Air Tanah, Pajak Parkir, dan Pendapatan Asli Daerah

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan dana yang diperoleh dari sektor keuangan untuk mendukung
pengembangan masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan daerah. Dana ini dialokasikan untuk kemajuan
pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan kerangka asosiatif untuk
menganalisis hubungan antar variabel. Populasi data penelitian mencakup periode lima tahun, yaitu dari 2018
hingga 2022, dengan total 60 observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh,
yang melibatkan seluruh populasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda,
dilengkapi pengujian asumsi klasik untuk memastikan validitas hasil penelitian. Hasil penelitian ini menemukan
bahwa BPHTB dan Pajak Parkir berpengaruh positif terhadap PAD, dengan kontribusi masing-masing sebesar
9,4% dan 20,1%. Sebaliknya, Pajak Air Tanah menunjukkan dampak negatif dengan kontribusi -31,2%. Hasil
uji t menunjukkan bahwa ketiga variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap PAD, sementara uji F
mengonfirmasi pengaruh simultan yang signifikan terhadap PAD. Dengan kontribusi simultan mencapai 100%,
temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan optimal terhadap BPHTB dan Pajak Parkir untuk
meningkatkan PAD, serta perlunya perhatian khusus terhadap Pajak Air Tanah untuk meminimalkan dampak
negatifnya.

Downloads

Published

2024-12-12

How to Cite

Pengaruh Penerimaan BPHTB, Pajak Air Tanah dan Pajak Parkir Terhadap PAD Kota Medan. (2024). SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU (SENADIMU), 1(1), 153-170. https://senadimu.potensi-utama.org/index.php/home/article/view/360