Penerapan Konsep Proxemics untuk Membangun Dramatisasi Pada Sinematografi Film Fiksi “Lisan”

Authors

  • M. Hendy Farrell Universitas Potensi Utama
  • Muhammad Ali Mursid Alfathoni

Keywords:

Proxemics, Sinematografi, Dramatisasi, Film Lisan

Abstract

Penelitian ini tentang peran proxemics dalam sinematografi sebagai strategi penyampaian pesan moral, sosial, dan budaya melalui bahasa visual. Film fiksi Lisan dipilih sebagai objek penelitian karena menampilkan konflik emosional antara tokoh Lani dan ayahnya, yang divisualisasikan melalui jarak kamera, blocking, pencahayaan, dan framing. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi visual. Data diperoleh melalui observasi adegan, studi literatur, dan analisis shot list berdasarkan kategori proxemics (intimate, personal, social, public distance). Analisis difokuskan pada hubungan antara jarak kamera, blocking, serta pencahayaan dengan dramatik yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proxemics berfungsi mengintensifkan konflik, memperkuat narasi nonverbal, serta menghadirkan kedalaman emosional. Contohnya, adegan pertengkaran Lani dan ayahnya menggunakan blocking berlawanan arah dan pencahayaan redup untuk menegaskan jarak emosional. Sementara itu, close-up dan pergerakan kamera track-in membangun kedekatan emosional penonton dengan karakter. Kesimpulan menegaskan bahwa proxemics tidak sekadar perangkat teknis, melainkan strategi estetik dan naratif yang memperkaya bahasa visual film Lisan serta memperdalam penyampaian konflik dan pesan moral.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Penerapan Konsep Proxemics untuk Membangun Dramatisasi Pada Sinematografi Film Fiksi “Lisan”. (2025). SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU (SENADIMU), 2(1), 38-48. https://senadimu.potensi-utama.org/index.php/home/article/view/387