Sistem Pendukung Keputusan Dalam Pemberian Sanksi Pelanggaran Tata Tertib Siswa menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Keywords:
Sistem Pendukung Keputusan, Analytical Hierarchy Process, pelanggaran tata tertib, sanksi siswaAbstract
SMP Hidayatul Islam merupakan sebuah instansi yang bergerak dibidang pendidikan. Dimana sekolah ini mempunyai siswa yang cukup banyak, oleh sebab itu sekolah ini memiliki tata tertib yang harus dipatuhi oleh seluruh siswa agar proses kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. Namun, SMP Hidayatul Islam mengalami kesulitan dalam pemberian sanksi yang tepat bagi siswa yang melanggar tata tertib, karena keputusan tersebut sering kali bersifat subjektif dan tidak konsisten. Sehingga dilakukan pengembangan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk membantu pihak sekolah dalam memberikan sanksi pelanggaran yang lebih objektif, adil, dan terukur. Penerapan metode analytical hierarchy process (AHP) dengan menggunakan 4 kriteria pelanggaran yakni sikap, kerajinan, kerapian dan kebersihan dan menggunakan 5 alternatif yakni siswa. Dengan menerapkan metode AHP pada sistem pendukung keputusan ini mendapati alternatif yang paling berat mendapatkan sanksi pelanggaran adalah A1 dengan sanksi skorsing selama 1 minggu. SPK ini juga menyediakan laporan pelanggaran seluruh siswa beserta bobot pelanggarannya yang dapat diakses oleh pihak berwenang untuk memantau perilaku siswa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 PROSIDING SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU (SENADIMU)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.