Sistem Informasi Pemantauan Keaktifan Siswa Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Menggunakan Metode K-Means Berbasis Web (Studi Kasus : SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan)
Keywords:
Sistem Informasi, Ekstrakurikuler, K-Means ClusteringAbstract
Pendidikan modern menitikberatkan tidak hanya pada prestasi akademik, melainkan juga pada pembinaan karakter, keterampilan sosial, dan tanggung jawab siswa melalui kegiatan nonakademik seperti ekstrakurikuler. Namun, pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan kendala, seperti sulitnya memantau kehadiran, partisipasi, dan prestasi siswa secara menyeluruh, serta keterbatasan dalam melakukan evaluasi yang cepat serta objektif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini membangun sistem informasi berbasis web dengan menerapkan metode K-Means Clustering guna mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat keaktifan. Data yang digunakan mencakup kehadiran, partisipasi, dan prestasi dari empat ekstrakurikuler, yaitu Futsal, Pencak Silat, Paskibra, dan Palang Merah Remaja (PMR). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mencatat dan mengelompokkan keaktifan siswa ke dalam tiga kategori, yaitu sangat aktif (31,7% atau 57 siswa), aktif (61,7% atau 111 siswa), dan tidak aktif (6,7% atau 12 siswa). Pengelompokan ini memberi gambaran objektif partisipasi siswa, memudahkan evaluasi berbasis data, mendukung pemberian penghargaan, serta meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi pengelolaan ekstrakurikuler.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 PROSIDING SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU (SENADIMU)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.