Analisis Efektivitas Mesin Screw Press Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Six Big Losses Di PTPN IV Kebun Adolina
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin screw press di PTPN IV Kebun Adolina menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses. Metode OEE digunakan untuk mengukur kinerja mesin melalui tiga indikator utama, yaitu availability, performance, dan quality, sedangkan pendekatan Six Big Losses digunakan unuk mengidentifikasi sumber kerugian utama yang mempengaruhi efektivitas mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi kinerja (performance) dan kualitas (quality), mesin serew press telah memenuhi standar internasional. Namun, efektivitas keseluruhan mesin masih rendah karena rata-rata nilai availability dari kedua unit mesin hanya sebesar 55%, jauh di bawah standar world class sebesar 90%. Rata-rata nilai OEE juga hanya mencapai 52,75%6, lebih rendah dari standar internasional sebesar 85% Kondisi ini mengindikasikan tingginya downtime mesin, sehingga perbaikan perlu difokuskan pada peningkatan availability unuk mencapai efektivitas kerja yang optimal. Berdasarkan analisis Sit Big Losses, ditemukan bahwa hanya breakdown losses yang memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan efektivitas mesin. Tingkat kerusakan tertinggi terjadi pada Mesin I dan II. masing-masing mencapai puncak 87% yang berdampak langsung pada rendahnya availability sebesar 52% dan 51%. Temuan ini menunjukkan bahwa tingginya breakdown losses menjadi penyebab utama rendahnya availability sehingga diperlukan perawatan rutin dan perbaikan menyeluruh, Khususnya pada Mesin I dan II untuk meningkatkan efektivitas operasional secara keseluruhan.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 PROSIDING SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU (SENADIMU)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.