Hubungan Cyberloafing Dengan Kinerja Pada Pegawai DPPESDM Sumatera Utara
Keywords:
Cyberloafing, Kinerja pegawaiAbstract
Internet digunakan untuk memudahkan kegiatan di DPPESDM Sumut. Namun tidak semua pegawai memanfaatkan internet dengan baik, seperti yang terlihat dari aktivitas yang tidak terkait dengan pekerjaan seperti mengakses media sosial dan berbelanja online selama jam kerja yang dikenal sebagai cyberloafing. Akibatnya para pegawai seringkali menunda pelaksanaan pekerjaannya sehingga
menyebabkan, pekerjaan menjadi menumpuk, tidak selesai tepat waktu, dan menurunkan produktivitas kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara cyberloafing dengan kinerja pegawai di DPPESDM Sumatera Utara. Sampel penelitian terdiri dari 136 pegawai yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala likert dan analisis menggunakan metode korelasi product moment. Hasilnya terdapat hubungan positif dan signifikan antara cyberloafing dengan kinerja pegawai dengan nilai korelasi sebesar 0,730 dan tingkat signifikansi 0,000. Cyberloafing mempengaruhi kinerja pegawai sebesar 53,3%, sedangkan sisanya di pengaruhi oleh factor lain. Dengan demikian, tingginya perilaku cyberloafing berdampak pada penurunan kinerja pegawai, sementara rendahnya perilaku cyberloafing berkontribusi pada peningkatan kinerja pegawai. Dalam penelitian ini dapat digaris bawahi pentingnya meminimalisir aktivitas cyberloafing untuk meningkatkan produktivitas pegawai di tempat kerja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 PROSIDING SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU (SENADIMU)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.